Wiper Mobil Akan Dipensiunkan


Produsen mobil sport asal Inggris, McLaren memiliki sejarah pahit dengan wiper mobil yang dipasang pada MP4-12C. Gara-gara terindikasi memiliki masalah, McLaren terpaksa harus melakukan recall hanya sekedar untuk membuang perangkat pembersih kaca konvensional tersebut.

Untuk mencegah hal yang sama terulang kembali, McLaren akhirnya memutuskan untuk mengembangkan sebuah rencana revolusioner. Konsepnya adalah merancang sebuah teknologi yang memungkinkan mobil tidak perlu lagi menggunakan wiper karet, dan menggantikannya dengan gelombang suara berfrekuensi tinggi.

Salah satu desainer McLaren, Frank Stephenson mengungkapkan bahwa sistem yang mereka kembangkan mampu menepis material apapun, mulai dari serangga hingga salju dari kaca depan mobil layaknya fungsi wiper mobil pada umumnya. Alat digunakan adalah sebuah perangkat transducer ultrasonik di kaca depan yang akan menghasilkan gelombang ultrasonik berfrekuensi 30 Khz yang dikirimkan ke seluruh permukaan.

Frank Stephenson bahkan mengklaim bahwa alat yang mereka kembangkan tersebut memiliki efisiensi jauh lebih baik dibandingkan dengan wiper, karena mampu membersihkan permukaan kaca secara cepat. Tak itu saja, selain bisa meningkatkan visibilitas pengendara maka dengan tidak digunakannya lagi wiper pada sebuah mobil bisa berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi bahan bakar mobil, yakni dengan mengurangi motor wiper dan perampingan desain di kaca depan.

Teknologi yang dikembangkan oleh McLaren ini sejatinya bukanlah satu hal yang baru. Sistem serupa juga telah digunakan pada pesawat jet tempur yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi aerodinamika kendaraan, karena dengan keberadaan wiper, bahkan yang bersistem mono-arm sekalipun tetap menciptakan hambatan udara yang tidak diinginkan.

Untuk informasi, wiper adalah sebuah alat pembersih kaca mobil yang pertama kali diciptakan oleh Mary Anderson pada tahun 1903 silam. Wiper mobil telah digunakan selama hampir satu abad dan belum ada gantinya hingga sekarang. Selama ini wiper hanya mengalami pengembangan dari segi fungsi dan cara pakai, jadi jika kelak McLaren berhasil dengan proyeknya dalam mencari solusi pengganti wiper, maka itu artinya McLaren akan menjadi pelopor dari sebuah teknologi menuju mobil masa depan yang sarat akan teknologi maju.