Tips Ambil Kredit Motor Jika Budget Terbatas


Dewasa ini memiliki sebuah motor seolah sudah menjadi barang wajib bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Besarnya kebutuhan akan transportasi pribadi agar dapat mendukung tingkat mobilitas yang tinggi telah menyadarkan banyak pihak bahwa kendaraan roda dua merupakan solusi tercerdas yang dapat diambil sebagai keputusan final.

Namun membeli sebuah motor bukanlah perkara gampang. Baik itu motor bekas maupun motor baru toh semuanya membutuhkan pengorbanan berupa materi yang tidak bisa dikatakan sedikit. Ditambah lagi dengan keputusan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang tahun lalu menetapkan sebuah kebijakan terkait kenaikan uang muka (Down Payment/DP) untuk kredit kendaraan bermotor yang justru makin membuat konsumen serasa tercekik.

Dalam kebijakannya tersebut BI dan Kemenkeu menetapkan bahwa bank hanya memberikan pembiayaan sebesar 70% untuk jenis motor, sedangkan perusahaan pembiayaan (multifinance) sebesar 75%. Alhasil dengan adanya kebijakan tersebut maka setiap calon pembeli mobil yang menggunakan jasa kredit harus merogoh kocek cukup besar sebagai DP yakni 30% dari harga motor jika menggunakan bank dan 25% dari harga mobil jika melalui multifinance.

Jika anda termasuk salah satu orang yang saat ini tengah berpikir untuk melakukan pembelian motor dengan sistem kredit tentunya anda sudah tahu dengan masalah yang muncul berkat kebijakan pemerintah tersebut. Terlebih lagi jika saat ini keinginan anda untuk membeli motor sedang terganjal oleh masalah dana untuk DP yang terbatas.

Karena itulah kali ini The Honda Club akan menyajikan beberapa tips untuk anda sebagai tambahan informasi sekaligus bahan pertimbangan jika saat ini anda sedang ingin kredit motor namun budget terbatas. Berikut ini tipsnya :

1. Jangan Malu Untuk Meminta Diskon

Menawar motor jangan setengah-setengah. Tanyakanlah pada diler tempat anda ingin membeli motor mengenai diskon maupun program promosi yang barangkali sedang diterapkan oleh diler yang bersangkutan. Mungkin diskon tidak akan terlalu berpengaruh banyak pada cicilan yang harus anda sanggupi kelak, namun pengurangan harga yang terjadi pada DP tentu menjadi keuntungan besar bagi anda bukan ?

2. Konsultasikan Skema Pembiayaan pada Bank atau Multifinance

Membeli motor secara kredit membutuhkan perhitungan yang sangat matang. Karena itu mintalah beberapa pendapat dan masukan dari banyak pihak terutama pihak bank maupun perusahaan multifinance tempat anda akan mengambil kredit.

Jelaskan dengan detail mengenai semua rencana yang ingin lakukan terkait kredit motor yang akan anda ambil. Jangan malu untuk mengakui jika dana untuk DP yang anda miliki saat ini sedang dalam kondisi terbatas. Jelaskan pula mengenai batas kesanggupan anda dalam membayar cicilan atau tagihan ketika harus membeli motor secara kredit. Konsultasi yang sehat akan menghasilkan sebuah solusi yang sama-sama menguntungkan baik bagi anda sendiri maupun bagi pihak bank atau multifinance yang menaungi pembiayaan kredit motor anda.

3. Mintalah pembayaran DP motor dengan dicicil

Sejak aturan BI dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) soal uang muka berlaku, maka banyak dealer motor baru maupun bekas yang menawarkan skema cicilan uang muka. Dealer bisa memberlakukan term of pay atau kemudahan membayar DP dalan jangka waktu tertentu bagi pelanggannya. Hal ini akan memudahkan anda jika memang uang muka anda pas-pasan.

4. Pertimbangkan untuk menggunakan jasa bank syariah atau pembiayaan syariah

Membeli motor secara kredit dengan menggunakan sistem syariah merupakan solusi cerdas yang mungkin belum banyak diketahui oleh kebanyakan calon konsumen di tanah air. Padahal saat ini masih banyak bank atau lembaga syariah yang menawarkan DP 20% bahkan hingga 15% untuk pembelian motor dengan skema kredit.

Hal tersebut lebih dikarenakan aturan BI mengenai ketetapan DP pembelian motor hanya berlaku untuk bank konvensional saja, sementara bank atau lembaga syariah lolos dari peraturan tersebut.