Sejarah Kaca Spion Kendaraan

Kaca Spion Sepeda Motor Honda

Kaca spion bukan menjadi benda aneh bagi orang-orang jaman sekarang karena setiap saat selalu menemuinya pada kendaraan. Fungsi utama spion adalah melihat situasi pada arah belakang yang tidak mungkin dijangkau oleh mata manusia.

Detail fungsi kaca spion antara lain berguna pada saat pindah jalur. Sebagai pedoman pengendara jarak aman dengan melihat sisi kanan dan kiri belakang. Fungsi tambahan lain adalah sebagai asesoris kendaraan bermotor tanpa menghilangkan fungsi utama kaca spion itu sendiri.

Kelengkapan kaca spion bagi kendaraan bermotor sangat berguna untuk keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. Namun tak banyak yang tahu tentang sejarah kaca spion itu sendiri. Maka tulisan kali ini akan mengulas secara singkat cikal bakal kaca spion pada kendaraan bermotor.

 

Sejarah Kaca Spion Kendaraan Bermotor

Pada awal abad ke-20 telah dikenal balap mobil dan menjadi pertunjukan yang digemari masyarakat negara maju. Dalam satu unit mobil balap saat itu diisi oleh dua orang yang terdiri dari pengemudi dan asisten mekanik.

Tugas seorang asisten mekanik adalah memperbaiki kendaraan yang rusak saat balapan mobil. Seiring dengan kemajuan teknologi maka kendaraan balap jarang rusak saat digunakan oleh sebab itu fungsi seorang asisten berubah menjadi pengamat situasi.

Saat berlangsung balapan mobil, asisten senantiasa mengamati kondisi sekelilingnya untuk dilaporkan kepada pengemudi mobil balap. Hal itu berlangsung lama hingga pada akhirnya ada suatu peristiwa yang mengubah sejarah.

Sejarah Kaca Spion Kendaraan - mobil balap Ray Harroun

Tahun 1911 diadakan sebuah turnamen mobil balap Indianapolis 500, tepatnya pada tanggal 30 Mei. Saat akan berlangsung balapan seorang pembalap Ray Harroun kesulitan mencari seorang asisten untuk mendampinginya.

Pada saat-saat kritis Harroun tidak kehabisan akal, dia menggunakan cermin dan dipasang pada kendaraannya agar bisa memantau kondisi dibelakang. Akhirnya Harroun memenangkan turnamen tersebut dengan sukses. Cara yang digunakannya tersebut terbukti efisien karena mobil bisa dipacu lebih cepat tanpa adanya beban asisten dan tetap bisa memantau keadaan dibelakangnya sambil mengemudikan mobil balap.

Pada akhirnya di musim-musim balapan selanjutnya pada pembalap mobil yang mengikuti turnamen mengikuti cara Ray Harroun dengan memasang cermin persegipanjang diatas kemudi depan. Selanjutnya cermin mobil atau sekarang lebih dikenal sebagai kaca spion digunakan pada kendaraan umum dari roda empat hingga kendaraan bermotor roda dua.

Dalam kisah pendek diatas bias dikatakan Harroun telah memunculkan inovasi tentang penggunaan kaca spion. Walaupun dia sendiri mendapatkan inspirasi tersebut dari penggunaan cermin kaca pada kereta kuda pada waktu itu.

 

Perkembangan Kaca Spion Kendaraan

Jaman sekarang penggunaan kaca spion fungsinya lebih diperluas dengan memaksimalkan pandangan belakang dari pengendara. Untuk kendaraan bermotor roda dua pemasangan standar ada di bagian kiri dan kanan pengendara dengan penempatan pada bagian stang motor.

Sedangkan kendaraan roda 4 penggunaan spion lebih banyak yaitu dengan penambahan ditengah depan pengemudi hingga bagian belakang mobil. Bahkan kendaraan berbadan besar seperti bis penggunaan kaca spion dimensinya lebih besar dan banyak agar pengemudi bisa mendapatkan pandangan belakang, samping depan secara maksimal.

 

Teknologi Kaca Spion Saat Ini

Kemajuan teknologi juga ikut berdampak pada kaca spion yang akhirnya semakin memudahkan pengemudi mengatur posisi kaca hingga memaksimalkan pengelihatan dalam cuaca serta kondisi apapun. Pengemudi mobil untuk jenis tertentu sekarang ini tidak perlu repot membetulkan posisi kaca secara manual dengan tangan. Cukup dari dalam kabin kemudi menggunakan beberapa tombol langsung bisa menyesuaikan posisi kaca.

Kaca spion sendiri juga telah bergeser dari penggunaan material konvensional kaca cermin ke kamera digital. Dengan menggunakan kamera digital sebagai spion maka dalam beberapa keadaan tertentu tetap bisa melihat belakang tanpa terganggu kabut, embun, hingga air hujan yang kada mengganggu pengelihatan melalui kaca spion konvensional.