Pelajari Informasi Terbaru Smart SIM yang Berguna sebagai Uang Elektronik


Tags:

Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan salah satu jenis dokumen yang wajib dimiliki oleh pengendara di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagaimana tidak, kenyataannya penggunaan SIM seringkali digunakan pada aktivitas lalu lintas. Berbicara tentang Surat Izin Mengemudi (SIM), bagaimana jika masa berlakunya mendekati batas kadaluwarsa? Simak uraian lengkap berikut mengenai Informasi Terbaru Smart SIM  atau SIM Pintar.

 

  1. Pengertian Smart SIM

Smart SIM merupakan pengembangan baru dalam dokumen Surat Izin Mengemudi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai keunggulan yang ditawarkan dengan adanya Smart SIM membuat para pengguna kendaraan. Berbondong-bondong untuk membuat serta mengganti alih keberadaan SIM lama menjadi Smart SIM. Tentu ada beberapa persyaratan yang harus dilalui agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Smart SIM diluncurkan secara serentak pada waktu yang sama, dengan layanan SIM Online saat peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64. Peringatan ini dilaksanakan pada Minggu, 22 September 2019 di Gedung Basket Gelora Bung Karno, Jakarta. Smart SIM diklaim sebagai salah satu inovasi pelayanan publik, yang dikembangkan dengan teknologi berbasis Informatika.

 

  1. Dasar Hukum Penerbitan Smart SIM

Selanjutnya pada penjelasan kedua Informasi Terbaru Smart SIM yakni dasar hukum penerbitan. Dasar Hukum yang ada dalam landasan penerbitan Smart SIM yakni Dasar Hukum Penerbitan Pelayanan SIM. Serta telah diatur pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Pasal 14 Ayat (1) Huruf B. Sesuai dengan peraturan dan tata tertib yang berlaku di Negara Indonesia.

Menyatakan bahwa, “Kepolisian Negara Republik Indonesia berwenang menciptakan aktivitas guna menjamin ketertiban, keamanan, kenyamanan dan kelancaran kegiatan lalu lintas.” Terdapat pula landasan dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang POLRI Pasal 15 Ayat 2 huruf C. Undang-Undang yang mengatur mengenai Surat Izin Mengemudi (SIM) dari kendaraan bermotor.

Menyatakan bahwa, “Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki wewenang untuk memberikan Surat Izin Mengemudi dari kendaraan bermotor.”. Selanjutnya pada landasan dasar hukum ketiga, terdapat Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009, yang mengatur tentang Lalu Lintas, Angkutan Jalan, dan Bab VIII tentang Pengemudi.

 

  1. Manfaat Smart SIM

Berbicara mengenai manfaat yang diberikan oleh Smart SIM, tentu memiliki segudang fungsi yang tanpa disadari berguna bagi aktivitas masyarakat. Yang pertama ialah sebagai data forensik. Cip yang tertanam di pemilik Smart SIM direkam berdasarkan tahap registrasi saat awal pembuatan. Data forensik tersebut meliputi NIK KTP sesuai dengan informasi yang tercantum di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Terdapat pula data lain yang sama pentingnya seperti Nama Orang Tua, Alamat E-mail, Nomor Telepon Pribadi, dan Nomor Darurat. Manfaat kedua yakni dapat merekam pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik Smart SIM. Pemilik mungkin akan kesulitan atau bahkan tidak lagi mencetak kasus pelubangan sim pengemudi untuk melanggar lalu lintas. Pelanggaran tersebut pastinya tercatat di server Korlantas IRSMS.

Dan manfaat yang ketiga yakni sebagai alat pembayaran. Alat pembayaran yang dimaksud yakni dapat digunakan untuk membayar tilangan. Ada tiga jenis bank yang dapat digunakan untuk kerjasama pengisian saldo, yakni Bank Mandiri, Bank Bni, dan Bank BRI.

 

  1. Syarat Membuat atau Mengganti ke Smart SIM

Ada beberapa persyaratan Informasi Terbaru Smart SIM: Pertama, pengguna membawa SIM lama yang mungkin akan diperpanjang atau diganti ke Smart SIM. Kedua, melampirkan beberapa bukti surat keterangan sehat dari dokter yang sah. Ketga, melampirkan tambahan berkas seperti foto copy e-KTP dan SIM lama sebanyak kurang lebih 2 lembar.

Lalu tunggu hingga petugas melaksanakan verifikasi ke-ab-sah-an data selama beberapa jam. Selanjutnya untuk cara pembuatan Smart SIM: Pertama, pemohon melaksanakan registrasi lewat SIM online di situs sim.korlantas.polri.go.id. Kedua, isi formulir registrasi dan isikan data secara lengkap serta benar. Ketiga, terdapat kode bayar registrasi yang harus dibayar Pemohon.

Keempat, pembayaran harus dilaksanakan melalui bank BRI. Pada bagian Satpas, pemohon wajib mengikuti berbagai prosedut penerbitan SIM yang tersedia.

 

  1. Biaya Administrasi Smart SIM

Dan yang terakhir pada Biaya Administrasi antara lain: Smart SIM A (Pembuatan Rp 120.000, Penggantian/Perpanjang Rp 80.000), Smart SIM B1 (Pembuatan Rp 120.000, Penggantian/Perpanjang Rp 80.000), Smart SIM B2 (Pembuatan Rp 120.000, Penggantian/Perpanjang Rp 80.000). Smart SIM C (Pembuatan Rp 100.000, Penggantian/Perpanjang Rp 75.000),

Serta yang terakhir Smart SIM D (Pembuatan Rp 50.000, Penggantian/Perpanjang Rp 30.000). Itulah yang menjadi pembahasan biaya administrasi, Anda perlu menyiapkan dana sesuai dengan rujukan Informasi Terbaru Smart SIM diatas