73 Persen Biker Motor Aprilia Masih Jomblo


Tags: ,

Percaya atau tidak, ternyata di negara Inggris sana sebuah motor dapat mencirikan status dan profesi apa yang digeluti oleh pemilknya. Ini dibuktikan oleh The Bike Insurer – sebuah website yang khusus membahas seputar asuransi sepeda motor di Inggris – dengan mengadakan survey terhadap pengunjung situsnya yang sebagian besar merupakan pengendara sepeda motor.

Survey ini digunakan untuk mengetahui jenis motor apa yang banyak digunakan oleh pengendara motor di Inggris, sekaligus untuk memahami gaya hidup dan apa yang mereka harapkan dari lisensi asuransi motor yang mereka miliki. Agar survey berjalan efektif, The Bike Insurer mengumpulkan data dengan cara membagi Inggris dalam beberapa wilayah. Tiap-tiap partisipan diminta untuk memberikan suaranya terkait identitas diri dan motor yang mereka miliki.

Khusus untuk identitas diri, The Bike Insurer memberikan pertanyaan yang terdiri dari : jenis kelamin, usia, status pernikahan dan pekerjaan. Sementara khusus untuk motor maka pertanyaannya terdiri dari : model atau jenis motor apa yang mereka punya, informasi kapasitas mesin, rata-rata jarak tempuh, usia motor, klaim asuransi dari motor tersebut dan motor apa yang menurut mereka patut disebut paling populer.

Dari data survey tersebut ternyata ditemukan hasil yang cukup menggelikan untuk kita bangsa Indonesia. Pasalnya ditemukan fakta bahwa 73 persen biker motor Aprilia adalah mereka yang masih jomblo alias lajang, sementara 59 persen adalah biker motor BMW yang sudah menikah. Nah lho, coba bayangkan jika kondisi ini terjadi di Indonesia. Jika seorang pria yang menunggangi motor Suzuki Satria FU saja bisa menarik perhatian dari banyak kaum hawa, maka bagaimana jadinya kalau pria tersebut menunggangi Aprilia ? Apa mungkin dia punya kesempatan untuk jadi jomblo ?

Tak itu saja, data survey juga menunjukkan bahwa kebanyakan biker motor Ducati adalah direktur sebuah perusahaan, sementara biker motor Cagiva merupakan pengangguran. Yang ini justru lebih gila lagi. Seorang pengangguran di Indonesia bahkan tidak ada yang pernah bermimpi untuk bisa membeli Cagiva bukan ?

Yang menarik, rupanya dari survey tersebut dapat diketahui bahwa 93 persen rata-rata pengendara motor di Inggris adalah mereka yang telah berusia 32 tahun. Tentu saja ini merupakan kabar yang cukup menggembirakan pasalnya sebagian besar pengguna motor di Inggris adalah orang yang sudah cukup umur dan matang baik secara fisik maupun mental sehingga membuat berkendara lebih bertanggung jawab. Bandingkan saja dengan Indonesia yang bahkan anak-anak di bawah usia 16 tahun pun sudah banyak yang mengendarai sepeda motor.

Dari survey tersebut juga ditemukan bahwa motor paling populer di Skotlandia dan Inggris Utara adalah Honda CBF125. Sementara motor paling populer di London dan wilayah tenggara Inggris adalah motor sport Yamaha YZF-R125. Khusus untuk yang satu ini mungkin tidak berbeda jauh dengan Indonesia. Jika ditanya motor apa yang paling populer di Indonesia maka sudah pasti jawabannya tidak akan jauh-jauh dari Yamaha atau Honda.